Sosok
Inspiratif dan Keteduhan yang Ku Temukan
Sekelumit cerita ini semoga bisa
menjadi inspirasi buat kalian semua. Ketika aku ditanya “siapa sosok yang
inspiratif buat kamu?. Aku seraya menjawab “ Ibu”. Kenapa? Ya, ibu adalah sosok
yang inspiratif, sebab beliau adalah orang yang mengajarkan aku akan segala
hal. Menghargai oranglain, mengasihi dan senantiasa mengajarkanku untuk
bersikap baik terhadap semua orang. Aku lahir di keluarga yang penuh dengan
limpahan kasih sayang. Ya, ibu adalah salah satu sosok yang berperan dalam
hidupku. Semenjak aku kecil sampai dewasa, Ibu selalu memberikan aku limpahan
kasih sayang yang sama rata dengan kakakku. Yeah, aku senantiasa bersyukur atas
semua itu.
Menurutku selain ibu sebagai sosok
inspiratif , beliau juga tempat curhatku. Suatu ketika, ada problematika kecil
yang aku hadapi. Ketika aku dimusuhi oleh anak-anak sebaya semasa SD, hati ini
seakan-akan pilu dan gelisah. Aku bingung, kepada siapa aku harus mengadu.
Akhirnya aku mengadu kepada ibu sambil menangis “ Ibu, kenapa kawan-kawanku
memusuhiku?”, Ibu berkata sambil mengusap air mataku “ Sabarlah Dik, mereka
bukan memusuhimu tapi mereka sedang menguji kesabaran mu “.“Terus apa yang
harus ku lakukan?” kata ku. Ibu menjawab dengan senyum kecil yang merekah dibibirnya
“ Sabar Dik, kamu harus buktikan kepada mereka bahwa kamu bisa menjadi sosok
yang tegar dan bisa memaafkan orang lain”
Sungguh betapa dahsyatnya kata-kata
ibuku itu, bahkan selalu terngiang-ngiang didalam ingatan ini.
Terlebih ketika tubuh ini tergeletak lemas tak berdaya, ibu selalu menjaga dan
merawat ku, bahkan terkadang tidak tidur
agar anaknya bisa terlelap tidur dengan nyaman. Dan ketika aku berada di
dekatnya, kurasakan seperti ada magnet “ kehangatan” yang membuat tubuh ini tadinya merasakan kedinginan beralih bahkan
hilang menjadi hangat. Entah apa yang terjadi dalam diri ini.
Ketika melihat matanya, seakan-akan
tiada beban yang dipikulnya. Padahal dibalik semua itu pasti ada masalah yang
beliau sembunyikan. Terkadang air mata ini membasahi pipi tanpa aku sadari. Ya,
aku senantiasa berdoa “ Ya Allah, betapa kuatnya Ibu aku, mungkin aku belum
bisa membalas semua jasanya yang telah diberikan kepadaku, tapi ijinkanlah diriku memohon agar ibu dan ayahku bisa naik haji”. Itulah yang aku
inginkan semoga semuanya bisa terwujud.
Terima kasih
ibuku....
Kau adalah segalanya untukku....
Kau sumber inspirasi ku....
Kau adalah segalanya untukku....
Kau sumber inspirasi ku....
Dan keteduhan
kutemukan dalam dirimu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar